| Haris (Staf TU) : “PADATNYA PENGENDARA, BANYAKNYA PELANGGARAN” |
|
|
|
| Written by yunita andang p. |
| Monday, 09 November 2009 09:24 |
|
W : apakah menurut bapak lahan parkir di sekolah ini sudah memadai atau belum ? N : jumlah siswa yang membawa sepeda motor dari dulu hingga sekarang jumlahnya sama, tetapi sekarang kebanyakan setiap siswa telah membawa sepeda motor masing-masing. Dan sekarang ini para dealer motor semakin mudah memberikan kredit. jadi lahan parkir keliahatannya semakin tidak memadai. W : bagaimana pendapat bapak tentang peraturan terhadap siswa yang tidak mematikan mesin sepeda motornya saat memasuki gerbang sekolah ? N : kalau menurut saya peraturan yang ada disekolah sebetulnya bersumber dari siswa itu sendiri, yang suka melakukan kesalahan dan membuat masalah, sehingga muncullah dari pihak sekolah yang sepakat untuk membuat peraturan tersebut.dan disekolah ini pejalan kaki lebih di utamakan dari pada pengendara sepeda motor. W : apakah tindakan sekolah terhadap siswa yang belum mempunyai SIM tetapi membawa sepeda motor ? N : sebenarnya itu bukan urusan sekolah, karena pengendara sepeda motor tempatnya di jalan raya. dan tugan yang bertugas menertibkan pengendara adalah Satlantas. Dulu di sekolah ini pernah diadakan SIM masal, tetapi jalan itu bukan milik sekolah. W : menurut bapak siswa-siswi disini apakah sudah rapi dan tertib dalam memarkirkan sepeda motornya ? N : para siswa sudah bisa memarkirkan sepeda motornya dengan rapi, mungkin karena adanya bantuan dari tukang parkir. namun hal itu juga menyangkut kesadaran siswa itu sendiri. jika siswa tidak mampu untuk mengatur sepeda motornya, mungkin siswa tersebut juga tidak bisa mengatur hidupnya. W : bagaimana solusi dalam menyelesaikan masalah lahan parkir yang tidak memadai di sekolah ini ? N : sebenarnya dulu sudah ada rencana untuk menangani masalah lahan parkir tersebut sebelum ada rumah penduduk di dagian belakang sekolah dengan cara membuat jalan di belakangnya agar jalan di depan sekolah tidak macet kembali dan semestinya rencana tersebut sudah dilakukan 2 tahun yang lalu, tetapi sulit mendapatkan lahan. Pewawancara : -yunita andang p. x-1 -widya wahyuning .p x-4 -syafrina andriati p. x-1 nara sumber: pak Haris(staff TU) |
| Last Updated on Monday, 09 November 2009 09:26 |